Perpusda Kepahiang Ingin Tingkatkan Literasi Masyarakat

0
46
Liberary
DOK/RK
KONDISI : Beginilah kondisi ruang buku dan ruang baca Perpusda Kepahiang.

Fasilitasi Pelatihan dan Keterampilan

RK ONLINE – Perpustakaan daerah bertransformasi guna meningkatkan literasi masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat berpengetahuan, berkarakter dan memiliki keterampilan. Transformasi yang dimaksud, perpustakaan berbasis inklusi sosial yang juga sebagai tempat pemberdayaan selain tempat mencari ilmu pengetahuan.

Kadis Perpusda Kepahiang, Muktar Yatib, S.Pd melalui Kabid Pelayanan, Sadikin, S.Pd menerangkan, sejauh ini Perpustakaan TPBIS sudah mulai diterapkan pada sejumlah desa. Dengan begitu diyakini perpustakaan mampu mengubah kualitas hidup masyarakat jadi lebih baik, serta wadah pembelajaran bersama dalam rangka mengembangkan potensi masyarakat terutama pada bidang perekonomian.

“Selain menyediakan sumber bacaan informasi serta pengetahuan, perpustakaan juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan. Perpustakaan berbasis inklusi sosial akan dikembangkan di seluruh desa dan kelurahan kedepannya,” sampai Sadikin.

Dalam memberikan layanan kepada pemustaka, lanjut Sadikin, perpustakaan wajib menyesuaikan dengan kemajuan teknologi informasi misalnya komputer. Transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial menitikberatkan pada peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan agar layanan perpustakaan mampu memahami kebutuhan masyarakat.

“Memberikan inovasi layanan dengan pelibatan masyarakat serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak, untuk mewujudkan layanan perpustakaan yang sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Sadikin.

Seperti lanjut Sadikin, PBIS mencakup strategi pelibatan masyarakat, strategi peningkatan layanan informasi, strategi advokasi perpustakaan, penggunaan sistem informasi manajemen terkait pendokumentasian kegiatan perpustakaan, identifikasi dampak layanan perpustakaan, dan TIK dasar. “Terakhir adalah penyusunan rencana kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” pungkasnya.

 

Pewarta : Reka Fitriani/Krn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here