Senator Riri Sikapi Persoalan Ternak Positif PMK di Bengkulu

0
24
FOTO/IST
Anggota DPD RI, Hj. Riri Damayanti John Latief.

RK ONLINE – Belum lama ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu melaporkan adanya temuan sekira 300 ekor lebih sapi teridentifikasi tertular Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) di tiga kabupaten yang ada di Bumi Rafflesia.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengatakan, temuan yang didapatkan jelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah itu cukup mengejutkan mengingat salah satu perayaan penting bagi umat Islam itu tak lama lagi akan berlangsung.

“Beredarnya informasi temuan PMK ini tentu akan membuat masyarakat was-was apakah daging kurban yang beredar nanti layak atau tidak untuk dikonsumsi. Selaku mitra kerja Komite II DPD RI, saya minta Kementerian Pertanian menangani dan mensosialisasikan hal ini dengan sungguh-sungguh,” kata Hj Riri Damayanti John Latief, Senin (20/6).

ADD

Alumni Magister Manajemen Universitas Bengkulu ini berharap seluruh pemerintah daerah bersikap aktif dalam memantau perkembangan dan situasi hewan ternak di daerah masing-masing dan segera memberikan laporan kepada Kementerian Pertanian bilamana menemukan wabah ini di daerahnya.

“Seluruh perangkat pemerintahan juga harus banyak memberikan informasi yang tepat ke tengah-tengah masyarakat terutama mengenai bahwa virus PMK ini hanya terjadi pada hewan, tidak ke manusia dan produk turunan dari hewan ternak yang terpapar PMK aman untuk dikonsumsi. Jadi masyarakat nggak panik,” ujar Hj Riri Damayanti John Latief.

Dewan Penasehat Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Bengkulu ini menekankan, seluruh jajaran pemerintahan harus memastikan bahwa hewan ternak yang akan dipotong pada Hari Raya Iduladha tahun ini bukan hanya aman dari PMK, namun juga dari berbagai potensi penyakit lainnya.

“Seluruh jajaran pemerintah yang terkait dengan peternakan dan keagamaan seperti MUI, Kemenag dan lain-lain di semua daerah harus berkoordinasi untuk memeriksa setiap hewan kurban apakah benar-benar sesuai dengan standar atau tidak,” papar Hj Riri Damayanti John Latief.

Wakil Ketua Bidang OPK BKMT Dewan Masjid Indonesia Provinsi Bengkulu ini menambahkan, Kementerian Perdagangan perlu untuk mengontrol harga harga sapi yang dilaporkan melonjak naik karena wabah PMK telah memicu pedagang kesulitan mendatangkan sapi-sapi dari luar daerah.

“Ini tugas buat pak menteri yang baru dilantik. Saya optimis semua sudah diantisipasi dan semoga pada Hari Raya Iduladha nanti semua persoalan sudah beres sehingga umat Islam bisa menjalankan ibadah kurban dengan baik serta diterima oleh Allah subhanahu wata’ala sehingga keberkahan turun untuk Indonesia,” demikian harap Hj Riri Damayanti John Latief.

 

Pewarta : **/Rls/Adv

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here